Tak terasa sudah di penghujung tahun 2016. Banyak yang saya lewati dan rasakan selama satu tahun ini.
Kesempatan baru yang diberikan Tuhan kepada saya agar saya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Di awal tahun saya seperti mendapat kesempatan emas, dapat menemukan program yang bernama KOMJak (Kampus Orang Muda Jakarta). Program Beasiswa Pengembangan Diri Komprehensif.
Awal tahun 2016, hidup saya penuh kesuraman, saya tidak punya semangat hidup, hidup terasa hampa, saya merasa seperti robot yang mau di peritah kesana kemari. Saya haus akan sumber semangat, maka saya berusaha untuk bangkit dari keterpurukan saya ini. Dan seperti mujizat, kesempatan untuk memperoleh semangat dengan mengikuti KOMJak bagai kehidupan baru bagi saya di tahun ini.
Kala itu tanpa ragu saya mendaftar, jujur saya sama sekali tidak tahu, program apakah itu? Namun saya tetap mendaftar karena ada kata yang membuat saya tertarik yaitu "Beasiswa" dan "Pengembangan Diri".
Ketika mendengar kata "Beasiswa" siapa yang tidak tertarik dengan kata itu, hampir setiap orang memperebutkan untuk memperoleh beasiswa yang artinya menurut KBBI ialah tunjangan biaya belajar. Ya, saya tidak main-main disini. Saya BELAJAR. Belajar menurut KOMJak, tidak seperti belajar pada umumnya. Tidak melulu di kelas, tidak melulu soal nilai, guru, rangking, dll. Kelas kita adalah lingkungan di sekitar kita, guru kita adalah pengalaman kita sendiri, nilai kita adalah sejauh mana kita mau peduli terhadap hal-hal di sekitar kita. Hal yang benar-benar baru saya dapatkan ketika belajar di KOMJak ini.
Haus akan semangat membuat saya tertarik dengan kata "Pengembangan Diri" yang ditawarkan KOMJak. Saya yakin dan percaya bahwa semangat itu bisa diciptakan, dan di bentuk oleh diri sendiri, bukan orang lain. Mengikuti KOMJak adalah salah satu cara untuk membakar semangat saya yang sudah padam.
Modul pembelajaran pertama adalah saat-saat yang paling sulit untuk saya. Saya yang pemalu ini harus memposting tulisan saya dan di baca banyak orang, harus presentasi di depan banyak orang, harus memberikan kritik dan saran di depan banyak orang yang juga sudah siap mematahkan kritik dan saran saya. Dan harus bisa bagaimana caranya agar saya bisa mempertahankan kritik dan saran saya di muka umum.
Tantangan-tantangan ini lah yang membuat saya terpacu agar menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Saya harus keluar dari Zona Nyaman saya.
Di modul selanjutnya sampai di modul akhir, saya jadi terbiasa dengan presentasi di muka umum dan menulis. Saya menjadi yakin dan percaya dengan orisinalitas diri saya sendiri. Saya menjadi berani mempertahankan apa yang menurut saya baik dan benar. Hal ini tentu saja sangat drastis dari diri saya sebelumnya.
Mengikuti KOMJak tidak sedikit tantangan yang didapatkan. Komitmen dan Disiplin sangat ditekankan di KOMJak. Tak jarang rasanya ingin menyerah, tapi sekali lagi, saya haus akan semangat, oleh karena itu saya dapat bertahan.
Ketika sudah dapat melewati semua tantangan itu, tentu saja ada buah yang dapat di nikmati dari hasil kerja keras, yaitu dirimu sendiri. Dirimu yang lebih baik dari sebelumnya lah buah yang akan kamu nikmati.
Selamat Natal 2016, Tuhan memberkati. Amin.
Komentar
Posting Komentar